KERA DAN KURA-KURA
CERITA OLEH : ZAINUR RAHMAN
Pada jaman dahulu kala dimana pada saat musim kemarau panjang, sumber mata airpun banyak yang kering dan tumbuh-tumbuhan banyak yang mati, hanya tersisa beberapa pohon pisang yang dapat bertahan hidup. sehingga penduduk banyak mengambil air dari laut untuk menyambung hidupnya di dunia ini.. lalu bagaimana dengan hewan?saudara-saudara sekalian yang tercinta........., saat musim kemarau panjang itu ada seekor binatang yang saling berebutan makanan yaitu hewan KERA dan KURA-KURA mereka saling berebutan batang pohon pisang, maka si kera bilang sama si kura-kura.
kera : "hai... kura-kura kenapa kamu mau mengambil pohon pisang ini, makanan kamu kan bukan pisang?".
kura-kura : "lho, itu aja kok repot, sekarang kan musim kemarau banyak tumbuhan dan binatang yang mati jadi apapun yang masih hidup gak ada salahnya kiranya kalau aku makan untuk menyambung hidup aku dong...., jadi suka-suka gue lah....".
kera : "lahhh..., gak bisa kayak itu kur.... ( kata si kera sambil teriak-teriak dengan rasa marah ).
kura-kura : "ya begini nyit...., gimana kalau batang pohon pisang ini kita bagi dua aja... adil kan..?".
kera : "jangan, enak aja elo, aku tidak setuju, karena itu makanan aku".
kura-kura : "oh ya, bagaimana kalau kita adakan taruhan".
kera : "maksud elo.....".
kura-kura : "gini, dalam lomba nanti jika aku yang menang maka pohon pisang ini akan aku bagi dua dengan kamu, tapi jika kamu yang menang nanti maka aku akan mengalah, gimana menurut elo...".
kera : "boleh..., tapi aku yang akan menentukan peraturan lombanya, gimana...?".
kura-kura : "baiklah mo..., siapa takut , emangnya gue pikirin, terus lombanya gimana sih...?"
lalu kera cerdik tersebut berbisik dalam hatinya untuk mengajak si kura-kura lomba lari (dalam hati kera berbicara, "kan kura-kura jalannya lambat atau pelan sekali").
kera : "kita lomba lari saja, siapa yang nyampek finis duluan maka dialah pemenangnya".
dengan tanpa ragu-ragu kura-kura menjawab.
kura-kura : "ya aku setuju, terus yang jadi wasit siapa nyet...?".
kera : "kalau wasit gampang kan ada kambing, biar dia jadi wasit kur, okey.....?"
sebelum lomba dimulai kura-kura menemui teman-temannya untuk minta bantuan, karena dirinya yakin kalau tidak dengan curang dan dia tidak akan menang. setelah kura-kura tiba ditempat kurumunan teman-temannya, dia cerita panjang dan akhirnya teman-temannya siap untuk membantu.
temannya kura-kura : "gimana caranya ...." (kata si teman kura-kura.)
kura-kura : "nanti sebelum lomba dimulai kalian berpencar .
temannya kura-kura : "maksudnya........."
kura-kura : "aku di start kalian berjajar rapat dari start sampai finish agar si kera tidak curiga kalau kita lagi curang.
temannya kura-kura : "setuju................."
kemudian tibalah hari perlombaan tersebut yang mana si kera dengan bangganya memasuki arena pertandingan karena si kera yakin akan kemenangannya.
si kambing selaku wasit memeriksa kesiapan keduanya, sebelum dipertandingan dimulai.
kera : "siap-siap..." dengan keras.
kura-kura : "ayo nyet aku sudah siap mulai tadi........" dengan sikap yang lembut.
kemudian wasit kambing mulai menghitung, one....thu.... one.....thu.....tri....fo mulai........
lalu berlarilah kedua atlet tersebut, semakin kencang si kera berlari, semakin jauh pula kura-kura di depan , sampai akhirnya si kera kelelahan sewaktu ingin memasuki finish si kera terkapar sebelum menginjak garis finish yang akhirnya kura-kuralah yang masuk pada finish. wasit kambing memutuskan kura-kura pemenangnya. si kera hanya bisa terdiam dan menerima kekalahannya dan si kura-kura akhirnya menepati janjinya yaitu membagi batang pohon pisang yang jadi rebutannya.
kura-kura : "hai...mo..., ini pohon pisangnya akan aku bagi jadi dua bagian, terus kamu mau mengambil bagian mananya mo... batang bungkelnya apa ujungnya?"
kera : "ujungnya aja kur......"
kera sok pintar dia memilih ujungnya pikirnya agar lekas berbuah.
kemudian keduanya sama-sama menanam pohon pisang yang sudah dibagi dua oleh kura-kura. si kura-kura menanam bungkelnya dan si kera menanam ujungnya. lalu disiramilah pohan pisang itu tiap hari dan semakin hari pisang yang ditanam oleh kura-kura tambah bersemi sedangkan yang ditanam si kera tambah hari tambah kering akhirnya mati, sedangakan yang kura-kura akhirnya berbuah.
singkat kata singakat cerita, beberapa bulan kemudian pisang yang ditanam oleh kura-kura sudah masak, betapa gembiranya hati si kura-kura, namun apalah daya si kura-kura todak bisa memanjat dan dia hanya memandang buah pisangnya yang masak dari bawah, hanya bisa ngaloduk eber tak bisa merasakan lezatnya pisang tersebut. akhirnya dengan hati yang berat kura-kura memanggil kera untk minta tolong manjat, karena kera pintar memanjat.
kura-kura : "nyet bantuin aku dong,,... ngambilin pisang.
kera : "gak mau.... ngapain aku bantuin kamu" (si kera pura-pura gak mau.)
kura-kura : "ayolah nyet.... plisss deh..... plisssss......"
kera : "aku mau tapi ada syaratnya"
kura-kura : " apa syaratnya nyet..."
kera : "buah pisang harus dibagi dua, bagaiman mau gak kamu, kalau gak mau ya sudahlah aku mau pulang."
kura-kura : baik nyet aku setuju apapun persyaratannya"
lalu si kera menghampiri pohon pisang tersebut terus memanjatnya sedangakan si kura-kura nungguin dibawah sambil bernyanyi / berpantun.
LENGGANG - LENGGANG KANGKUNG,
KANGKUNG DI RAWA - RAWA.
SIAPA YANG BERUNTUNG,
YANG BERUNTUNG KURA-KURA.
tidak lama kemudian si kura-kura yang sedang bernyanyi tiba-tiba berhenti karena teringat sama pisangnya yang sedang dinaiki sama kera, kemudian kura-kura memanggil kera.
kura-kura : "nyeeeeeettttttt........ kok lama banget sih.........."
kera : "memang sulit kur.... aku gak bawa arit, ini cuma di kikkik ma aku.
kura-kura : " oh....ya..., biar aku tunggu disini."
tidak lama kemudian terjatuhlah satu kulit pisang. lalu si kura kura nengok keatas sambil nanya sama si kera.
kura-kura : "nyet .... kamu makan pisangnya ya...." ujar sikura-kura
kera : "ya cuma nyicipin satu mencoba apa benar-benar masak atau masih mentah.
kura-kura : "mana aku minta satu nyet pingin nyicipin juga"
kera : " ooooooo, kamu mau minta ya ,
kura-kura : "iyaaaa...."
kera : "oke.. sekarang coba kamu buka mulutmu yang lebar" (sambil tersenyum )
kura-kura : "baiklah........"
setelah kura-kura membuka mulutnya maka yang dilemparkan bukannya pisang melainkan kotorannya sendiri (tai) yang masuk kedalam mulut kura-kura.
begitulah sedikit cerita atau dongeng kera dan kura-kura semoga dapat menghibur saudara saudara sekalian, dari kami mengucapkan banyak terimah kasih.
Penulis : Aching Tak Anape-nape
Komentar
Posting Komentar